Monday, January 18, 2016

Penemuan Fosil Buaya Laut Terbesar Yang Pernah Ada


Sekelompok ilmuwan dari University of Bologna menemukan fosil buaya raksasa yang pernah menjadi penghuni lautan di Bumi.

Berdasarkan fosil-fosil yang ditemukan di gurun Tunisia tersebut, para ilmuwan ini memperkirakan panjang buaya purba ini mencapai 9,6 meter. Artinya, buaya yang dinamai  Machimosaurus rex ini merupakan buaya laut terbesar di jamannya.

Dalam ekspedisi mereka yang didukung oleh National Geographic Society , tim riset yang dipimpin oleh Frederico Fanti ini menemukan fosil tengkorak serta tulang-tulang lainnya.  Meskipun fosil-fosil yang ditemukan tersebut terfragmentasi namun para ilmuwan cukup yakin akan ukuran raksasa buaya purba tersebut, walaupun ukurannya masih lebih kecil dibandingkan buaya purba di perairan darat yang hidup pada masa yang lebih modern, seperti misalnya Sarcosuchus imperator yang hidup sekitar 1.100 juta tahun yang lalu, memiliki panjang hingga 12 meter dan merupakan buaya perairan darat terbesar yang pernah ada.

Menurut Fanti, Machimosaurus rex ini mempunya gigi yang gendut, pendek dan bulat serta memiliki tengkorak yang besar sehingga buaya purba ini memiliki kemampuan untuk menggigit dengan kuat. Berdasarkan karakteristik yang dimiliki ini, Fanti menyimpulkan bahwa Machimosaurus rex memburu dan memangsa apa saja. Ia tidak menargetkan jenis mangsa tertentu.

Yang menarik dari penemuan monster laut purba ini tidak terletak pada ukurannya yang besar, melainkan petunjuk yang diperoleh mengenai benar tidaknya terjadi kepunahan massal pada akhir masa Jurassic sekitar 145 juta tahun yang lalu.

Fosil M rex yang ditemukan pada lapisan batuan yang lebih muda mengindikasikan bahwa kepunahan yang terjadi 145 juta tahun lalu ternyata tidak menimpa seluruh spesies yang ada di permukaan bumi.  M rex adalah salah satu yang berhasil bertahan.

Namun demikian, meski berhasil ‘survive’ dari kepunahan masal, spesies ini tidak mampu bertahan dan kembali berjaya seperti jaman Jurassic dan akhirnya punah.

Saturday, January 2, 2016

Empat Faktor Pemicu Penuaan Menjadi Lebih Cepat


Tak seorangpun yang dapat menghindari terjadinya penuaan, sebuah proses alami yang terjadi seiring dengan pertambahan usia, namun sedikit banyak anda dapat mencegah proses penuaan ini agar tidak terjadi terlalu cepat, dan ini tergantung dari gaya hidup anda.

Berikut empat faktor yang dapat memicu proses penuaan berjalan lebih cepat :

1. Pola Makan
Kebiasaan makan makanan yang tidak sehat akan memicu tingkat oksidatif dalam tubuh anda yang disebabkan oleh radikal bebas. Kebiasaan ini akan mempercepat kerusakan kulit, meningkatkan jumlah kerutan di wajah hingga menimbulkan berbagai penyakit termasuk kanker.
Pola makan yang sehat dengan mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan yang kayak antioksidan dapat membantu memperlambat proses penuaan dan membuat kulit anda lebih awet muda.

2. Pola Tidur
Tubuh kita membutuhkan istirahat dan dalam istirahat inilah tubuh meregenerasi sel-sel yang rusak. Sejumlah penelitian telah mengungkapkan bahwa tubuh kita tidur 6-8 jam per hari. Kurang tidur akan memunculkan lingkaran hitam di bagian bawah mata anda dan akan menganggu kesehatan tubuh secara menyeluruh.

3. Kesehatam Mental
Fisik yang sehat tentunya harus didukung oleh mental yang sehat. Stres, depresi, kecemasan dan perasaan sedih berlebihan secara terus menerus dapat mempercepat proses penuaan karena melemahkan kesehatan mental dan emosional seseorang.

4. Merokok dan Alkohol
Dua kebiasaan ini, yaitu merokok dan konsumsi alkohol akan meningkatkan radikal bebas yang merusak tubuh, maka sudah jelas bahwa anda akan mengalami proses penuaan sebelum waktunya jika merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebih. Merokok dan konsumsi alkohok tidak hanya mempercepat kulit mengeriput dan kehilangan elastisitasnya, namun juga dapat merusak fungsi paru-paru dan ginjal.

Sewa Mobil Murah di Bali


Tidak dapat dipungkiri bahwa Bali dalam beberapa dekade terakhir masih mempertahankan popularitasnya sebagai salah satu daerah kunjungan wisata favorit di dunia. Ribuan wisatawan setiap hari berdatangan untuk menikmati keindahan dan daya tarik yang ditawarkan oleh pulau ini. Terlebih di musim liburan seperti bulan Desember yang baru saja berlalu. Wisatawan dari seluruh penjuru dunia datang berbaur menghabiskan liburan mereka di berbagai lokasi wisata yang disediakan Bali.

Tingginya tingkat kunjungan wisatawan ini harus tentunya harus didukung oleh ketersediaan akomodasi yang memadai. Bukan hanya hotel dan penginapan yang dibutuhkan oleh para wisatawan, namun juga fasilitas transportasi selama berada di Bali sangatlah dibutuhkan untuk menungjang aktivitas liburan mereka. Apalagi Bali menawarkan banyak sekali lokasi dan atraksi yang sangat menarik untuk dikunjungi. Tanpa alat transportasi yang mendukung, para pengunjung akan terkendala untuk menikmati semua daya tarik yang ditawarkan oleh pulau dewata ini.

Melihat kebutuhan akan sarana transportasi yang cukup tinggi inilah maka di Bali bermunculan agen dan provider yang menyediakan jasa sewa mobil Bali. Mereka berlomba-lomba menawarkan jasa dan pelayanan yang menarik untuk memenuhi kebutuhan transportasi para wisatawan.

Bali Horizon merupakan salah satu agen yang belakangan ini ikut hadir untuk memenuhi kebutuhan transportasi wisatawan yang datang ke Bali. Mereka hadir menawarkan jasa sewa mobil murah di Bali, dimana mereka menyediakan berbagai jenis mobil yang dapat disewa selama anda berlibur di Bali. Harga sewa yang ditawarkan tentunya sangat bersaing dan Bali Horizon juga menjamin anda akan mendapatkan pengalaman liburan yang menyenangkan dengan dukungan mobil yang bersih dan wangi serta driver yang handal dan berpengalaman.

Ada 3 jenis paket sewa mobil yang disediakan oleh Bali Horizon, yaitu paket self-drive atau lepas kunci, paket lengkap termasuk driver hingga paket lengkap termasuk driver dan bahan bakar sehingga anda tidak perlu repot memikirkan hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan transportasi anda. Anda tinggal menikmati perjalanan anda saja.

Ternyata Kentang Meningkatkan Resiko Diabetes Tipe-2


Selama ini pengelompokan kentang sebagai jenis sayuran atau bukan masih menjadi perdebatan antara beberapa ilmuwan Inggris dan Amerika Serikat. Menurut panduan makanan sehat yang dirilis oleh pemerintah AS, MyPlate, kentang masuk dalam kategori jenis sayuran sehat, sementara panduan nasional makanan sehat yang dirilis oleh pemerintah Inggris, EatWell, kentang dimasukkan dalam kategori yang sama seperti sereal.

Isao Muraki, MD, PhD, dari Osaka Center for Cancer and Cardiovascular Disease Prevention, Japan, dan Harvard TH Chan School of Public Health, Boston, Massachusetts mengeluarkan pendapatnya bahwa seharusnya kentang tidak dimasukkan dalam kelompok sayuran dan tidak dianggap sebagai komponen kunci dari diet yang sehat karena kentang mengandung sejumlah besar tepung dan relatif rendah serat, vitamin dan polifenol jika dibandingkan dengan jenis sayuran lainnya.

Kandungan karbohidrat berkualitas rendah pada kentang cukup tinggi sehingga dapat meingkatkan resiko diabetes tipe-2. Selain itu, menurut Muraki, kulit kentang yang dipanaskan menjadi lebih mudah dicerna dan dapat meningkatkan kadar gula darah lebih cepat.

Menanggapi perdebatan seputar makanan kentang ini, ada baiknya kita menyimak hasil dari sebuah penelitian yang menggabungkan data tiga buah studi besar yaitu : Nurses' Health Study (1984–2010) yang meneliti  70.773 wanita, Nurses' Health Study II (1991–2011) yang meneliti  87.739 wanita dan Health Professionals Follow-Up Study (1986–2010) yang meneliti 40.669 pria. Seluruh peserta studi atau relawan yang dijadikan objek tidak menderita penyakit diabetes, kardiovaskuler ataupun kanker di awal studi. Mereka harus mengisi sebuah kuesioner dimana peneliti dapat menilai konsumsi kentang para relawan tersebut.

Para peneliti melakukan evaluasi selama empat tahun seputar perubahan konsumsi kentang para relawan dan dari laporan-laporan yang diberikan relawan teridentifikasi kemunculan diabetes tipe-2. Selanjutnya laporan-laporan tersebut divalidasi untuk membuktikan kebenarannya.

Hasil penelitian dengan menggabungkan ketiga studi besar tersebut menunjukkan bahwa relawan yang sering mengonsumsi kentang, baik dipanggang, direbus, digoreng atau dihaluskan, ternyata mengalami peningkatan resiko diabetes tipe-2 secara signifikan dibanding peserta lainnya.

Menurut Dr. Muraki, konsumsi kentang yang berlebihan harus dikurangi, apalagi bagi mereka yang beresiko tinggi diabetes dan resistensi insulin. Selanjutnya untuk mencegah diabetes tipe-2 perbanyaklah konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Sunday, December 27, 2015

Kenali Kunci dan Tips Sederhana Untuk Pola Makan Sehat dan Berimbang

Untuk menjaga kesehatan tubuh, memiliki pola makan atau diet yang sehat dan seimbang merupakan salah satu faktor penting.  Dengan menjaga kesehatan, selain anda tidak mudah terserang penyakit, tubuh anda juga akan terasa fit dan bugar sepanjang hari.

Pada dasarnya mengatur pola makan yang sehart dan berimbang tidaklah sulit, anda hanya perlu memahami beberapa hal mendasar dan mau memulainya.

Berikut ini akan kami paparkan 8 tips sederhana dan mudah untuk menerapkan pola makan atau diet yang sehat dan berimbang, namun sebelumnya anda perlu memahami dua kunci utama diet yang sehat, yaitu :

  • Makanlah dengan jumlah kalori yang tepat sesuai dengan kebutuhan aktifitas harian anda. Mengonsumsi kalori terlalu banyak akan menyebabkan berat badan anda bertambah. Sebaliknya jika terlalu sedikit maka anda akan kehilangan berat badan.  Rata-rata wanita hanya membutuhkan sekitar 2.000 kalori dalam sehari sementara rata-rata pria membutuhkan hingga 2.500 kalori perhari.
  • Makanlah jenis makanan yang bervariasi untuk memastikan jumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh anda tercukupi.

Setelah anda memahami dua kunci utama melakukan diet sehat, silahkan terapkan delapan tips sederhana berikut :

1. Makanan bertepung (karbohidrat)
Kebutuhan konsumsi makanan bertepung atau karbohidrat sekitar sepertiga dari total makanan yang anda makan. Sumber karbohidrat antara lain nasim rotim serealm pasta, ubi, singkong dan kentang.
Sebaiknya anda mengonsumsi makanan bertepung yang memiliki indeks glikemik rendah sepertu pasta yang terbuat daru gandum utuh, nasi merah atau kentang beserta kulitnya, karena kandungan seratnya lebih banyak dan membuat anda merasa kenyang lebih lama.

Selama ini banyak orang menganggap bahwa makanan bertepung berpotensi menaikkan berat badan. Padahal jumlah kalori yang terkandung pada makanan sumber karbohidrat tersebut kurang dari setengah jumlah kalori yang terkandung pada lemak.

2. Perbanyak makan buah dan sayuran
Dalam sehari, minimal konsumsilah lima porsi aneka jenis buah dan sayuran.  Ketika anda makan, isilah sepertiga piring anda dengan sayuran, dan ini dihitung 1 porsi. Satu buah apel atau pisang juga dapat dihitung 1 porsi. Segelas jus buah (150ml) tanpa pemanis juga sama dengan 1 porsi.   Nah jika anda makan 3 kali sehari dengan porsi sayur sepertiga piring anda maka anda sudah memenuhi 3 porsi kebutuhan sayur dan buah.  Anda tinggal menambahkan sepotong buah dan segelas jus buah maka kebutuhan yang direkomendasikan sudah terpenuhi.

3. Makan ikan lebih banyak
Ikan dikenal sebagai sumber protein yang baik dan mengandung banyak vitamin dan mineral. Dalam seminggu minimal konsumsilah 2 porsi ikan. Ikan yang banyak mengandung lemak Omega-3 (oily fish) seperti bandeng , salmon , tongkol , makarel, tuna, dan sarden sangat direkomendasikan karena bermanfaat mencegah timbulnya penyakit jantung.

4. Kurangi konsumsi lemak jenuh
Meskipun manusia membutuhkan lemak, namun sangat penting untuk menghitung jumlah dan jenis lemak yang masuk ke tubuh anda.  Ada lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Asupan lemak jenuh yang terlalu banyak akan berpengaruh meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang akhirnya dapat meningkatkan resiko terserang penyakit jantung.

Kurangilah konsumsi lemak jenuh dan ganti dengan makanan yang mengandung lemak tak jenuh seperti buah alpukat dan minyak ikan.

5. Kurangi gula
Kita gampang menggemari makanan dan minuman yang manis sementara makanan dan minuman yang mengandung banyak gula, termasuk juga  minuman beralkohol justru mengandung banyak kalori dan sangat berperan dalam menaikkan berat badan. Konsumsi gula yang berlebihan juga dapat meningkatkan resiko kerusakan gigi.

6. Kurangi garam
Mengonsumsi makanan dalam kemasan seperti sereal, sup instant, roti, saos biasanya sudah menyumbang hingga tigaperempat garam yang kita makan. Konsumsi garam yang terlalu banyak akan meningkatkan tekanan darah, yang artinya juga akan meningkatkan resiko terserang penyakit jantung dan stroke.

7. Hindarkan kehausan dan dehidrasi
Untuk menghindari tubuh mengalami dehidrasi, kita perlu minum sekitar 1,6 sampai 2 liter cairan setiap hari. Sebagian kebutuhan cairan ini memang kita dapatkan dari asupan makanan dan minuman yang kita konsumsi. Namun air putih masih menjadi pilihan yang paling baik.

Jika aktivitas fisik and ameningkat atau cuaca lebih panas, maka tingkatkan pula asupan cairan untuk tubuh anda.

8. Jangan melewatkan sarapan
Beberapa orang melewatkan sarapan karena mereka pikir itu akan membantu  menurunkan berat badan. Ini adalah pemikiran yang salah kaprah.

Penelitian menunjukkan, bahwa justru sarapan dapat membantu orang mengendalikan berat badan mereka. Sarapan yang sehat merupakan bagian penting dari diet seimbang. Sarapan juga merupakan 'media' agar kebutuhan nutrisi kita terpenuhi, sejak kita memulai hari. Sereal gandum utuh dengan irisan buah adalah contoh sarapan lezat bergizi tinggi.